Polres Kampar-BNK Sosialisasikan Bahaya Narkoba di MTSN Desa Sawah Rabu, 20/05/2026 | 17:19
Sosialisasi bahaya Narkoba
Berkabarnews.com, Kampar - Memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di kalangan generasi muda, Sat Resnarkoba Polres Kampar bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar menggelar sosialisasi dan penyuluhan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (20/05/2026).
Acara sosialisasi dilaksanakan di Mushola MTSN, diikuti oleh 120 siswa/siswi beserta kepala sekolah dan majelis guru. Sosialisasi ini menjadi langkah konkrit dalam membentuk generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari jeratan narkoba.
"Kegiatan yang dirancang dengan materi yang edukatif dan menarik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya narkotika serta membentuk kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan sekolah tetap bebas dari ancaman zat adiktif," kata Kasat Resnarkoba AKP Markus Sinaga melalui Kaurbinopsnal Satresnarkoba Polres Kampar Iptu Syelfa Endri.
Menurut Iptu Syelfa, sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. "Kita sangat menyadari bahwa sekolah adalah tempat di mana karakter dan masa depan anak-anak dibentuk, sehingga penting bagi kita untuk memberikan pemahaman yang benar tentang bahaya narkotika sejak dini," katanya.
Kerja sama dengan BNK Kampar menjadi kunci keberhasilan dalam menyampaikan materi yang komprehensif, mulai dari dampak fisik, psikologis, hingga hukum yang akan diterima oleh siapa saja yang terlibat dalam penyalahgunaan atau peredaran narkotika.
"Kita tidak hanya ingin memberikan himbauan, tetapi juga mengajak seluruh elemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga siswa, untuk bersama-sama membangun benteng perlindungan terhadap narkoba," ujar Iptu Syelfa Endri.
Sementara narasumber dari BNK Kampar, Elita Fatma, menjelaskan secara mendalam tentang dampak buruk narkotika terhadap perkembangan fisik dan mental anak muda. Ia menguraikan bagaimana zat narkotika dapat merusak otak, mengganggu pertumbuhan, serta menghancurkan masa depan.
"Anak muda adalah harapan bangsa, oleh karena itu kita harus menjaga mereka dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak potensi mereka. Hindari narkoba bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan negara," ujarnya.
Kepala Sekolah MTSN Desa Sawah Abu Bakar, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan penyuluhan yang diberikan oleh pihak Sat Resnarkoba dan BNK Kampar.
"Kami menghargai upaya ini karena sangat relevan dengan kebutuhan kami dalam membimbing siswa menjadi generasi yang berkualitas. Kami akan berperan aktif dalam memberikan himbauan dan pengawasan kepada siswa, serta bekerja sama dengan orang tua murid untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun siswa yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba," tegasnya.
Pada bagian akhir acara, pihak penyelenggara juga memberikan himbauan khusus kepada para guru untuk selalu menjadi contoh bagi siswa dan tetap waspada terhadap tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba pada siswa. Seluruh peserta diajak menjadi agen perubahan yang aktif menyebarkan pesan tentang bahaya narkoba di lingkungan keluarga dan masyarakat.**/ald