12 Gajah Liar Tiba-tiba Lintasi Kebun Warga di Muara Fajar Pekanbaru Minggu, 31/05/2026 | 23:50
Berkabarnews.com, Pekanbaru -Sebanyak 12 ekor kawanan gajah liar memasuki kawasan perkebunan warga di Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, kota Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026) malam. Kemunculan hewan raksasa ini tentu saja membuat warga cemas. Warga pun melaporkan kemunculan gajah tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru.
Tak lama, Tim penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru yang dipimpin Komandan Peleton (Danton) Robi Setiawan menggunakan Mobil Penyelamatan Khusus (MPK) 21 bergerak menuju lokasi. Benar saja. Di lokasi tersebut petugas melihat 12 ekor gajah liar yang bergerak perlahan mengikuti jalur yang telah lama menjadi lintasan alami mereka.
Selain petugas Damkar, upaya penanganan gajah liar ini juga melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan aparat TNI. Ketiga unsur tersebut berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus menjaga agar kawanan gajah tidak mengalami gangguan selama proses penghalauan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, Minggu (31/5/2026) mengatakan, kemunculan kawanan gajah di kawasan Muara Fajar bukanlah fenomena baru. Wilayah tersebut memang berada di jalur yang kerap dilalui satwa liar ketika berpindah dari satu kawasan ke kawasan lainnya.
"Perlintasan gajah di kawasan tersebut memang cukup sering terjadi karena merupakan jalur migrasi atau lintasan alami kawanan gajah. Oleh karena itu, penanganan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa yang dilindungi," ujarnya.
Bagi petugas di lapangan, operasi seperti ini membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian. Berbeda dengan evakuasi satwa kecil yang dapat segera diamankan, kawanan gajah harus diarahkan secara perlahan agar tidak merasa terancam dan tidak menimbulkan kepanikan yang berpotensi membahayakan manusia maupun satwa itu sendiri.
Proses penghalauan kawanan gajah ini berlangsung lancar. Setelah beberapa waktu, kawanan gajah berhasil diarahkan menjauh dari area perkebunan dan kembali menuju habitatnya. Tidak ada kerusakan yang ditimbulkan, baik terhadap lahan perkebunan warga maupun fasilitas lainnya.**/ian