Polda Riau dan Jajaran Rampungkan Pembangunan 42 Jembatan di Pedesaan Minggu, 17/05/2026 | 11:46
Berkabarnews.com, Pekanbaru - Hingga Minggu (17/5/2026) Satgas Darurat Pembangunan/Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II Polda Riau berhasil merampungkan sebanyak 42 jembatan di berbagai wilayah di Riau dan kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pembangunan dan renovasi jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan Satbrimob Polda Riau, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau dengan total kekuatan 120 personel.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Commander Wish Presiden Prabowo Subianto, terkait peningkatan akses masyarakat pedesaan, keselamatan warga, hingga mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terpencil.
Jembatan-jembatan yang selesai dibangun tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Siak, Dumai, Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Inhil, Inhu, Pelalawan, Kuansing hingga Kepulauan Meranti. Sebagian besar jembatan menjadi akses vital masyarakat menuju sekolah, kebun, tempat ibadah hingga pusat aktivitas ekonomi warga.
Di sejumlah lokasi, kehadiran jembatan baru bahkan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelajar. Anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi jembatan rusak dan membahayakan, kini dapat berangkat belajar dengan aman dan nyaman.
Selain itu, akses petani dan nelayan menuju lokasi usaha juga semakin lancar sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Saat ini Satgas masih terus melanjutkan pengerjaan 35 jembatan lainnya yang berada dalam tahap pembangunan. Beberapa proyek telah menunjukkan progres signifikan, bahkan mendekati tahap penyelesaian.
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, dan roda perekonomian desa tetap berjalan,” ujar Dansat Brimob Polda Riau, Minggu (17/5/2026).
Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat bekerja maksimal di lapangan meski menghadapi berbagai tantangan geografis dan kondisi cuaca. “Kami akan terus bekerja sampai seluruh target pembangunan tahap kedua ini selesai. Semangat personel di lapangan sangat luar biasa karena mereka tahu jembatan yang dibangun akan menjadi harapan baru bagi masyarakat,” tambahnya.
Dari total pengerjaan yang berlangsung saat ini, terdapat pula 6 jembatan lain yang telah memasuki tahap persiapan pembangunan. Program pembangunan jembatan merah putih presisi ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses transportasi.**/ald