Prediksi BMKG, Musim Kemarau di Riau akan Dimulai Akhir Mei 2026 Selasa, 12/05/2026 | 15:04
Sawah di musim kemarau. Foto ilustrasi int
Berkabarnews.com, Pekanbaru - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprediksi musim kering atau kemarau akan mulai menyelimuti sebagian besar wilayah Riau secara bertahap pada dasarian III atau akhir Mei 2026. Saat ini Riau masuk dalam kondisi pancaroba atau transisi.
Menurut Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizki Adelia, meski sedang menuju musim kemarau, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih sering terjadi di sejumlah wilayah.
"Saat ini faktor paling dominan dalam menambah uap air di Riau adalah aktifnya fenomena MJO yang berada pada fase 2 hingga 3. MJO dapat diibaratkan sebagai gelombang pembawa hujan di atmosfer tropis," ujar Bella, Selasa (12/5/2026).
Bella menambahkan, ketika fase aktif MJO melintas di Indonesia, peluang pembentukan awan meningkat drastis. Namun sebaliknya, jika fenomena ini tidak aktif, intensitas hujan di Riau akan berkurang secara signifikan.
Senada dengan Bella, Forecaster On Duty Gita Dewi Siregar mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir, curah hujan di Riau sebenarnya cenderung menurun dan tidak merata. Namun, beberapa titik masih mengalami hujan lebat akibat adanya daerah belokan angin (shearline).
"Ditinjau dari arah angin, diperkirakan terdapat daerah belokan angin atau shearline di wilayah Riau yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara sporadis," jelas Gita.
Selama masa peralihan ini, suhu udara di wilayah Riau diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban udara mencapai 50 hingga 99 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap muncul di masa pancaroba, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang pada sore atau malam hari.
"Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar tetap waspada selama masa transisi ini sebelum memasuki musim kemarau penuh di akhir bulan nanti," ujar Bella.**/ian