Buaya Muara Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti Hingga Terluka Minggu, 30/08/2026 | 16:27
Buaya (foto ilustrasi)
Berkabarnews.com, Meranti - Atai (35), warga Dusun III Rintis, Desa Renak Dungun, Kabupaten Kepulauan Meranti, diterkam buaya muara saat menyeberangi Sungai Sendewo di desa tersebut dengan rakit, Jumat (28/8/2026). Korban selamat meski mengalami luka gigitan pada kaki sebelah kiri.
Atai saat ini menjalani pemulihan di kediamannya dan Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi kesehatan korban serta memberikan pendampingan.
Menurut Camat Pulau Merbau, Hermansyah, kasus penyerangan buaya muara di wilayahnya ini bukan merupakan peristiwa pertama. "Kejadian ini yang kedua kalinya. Alhamdulillah warga selamat," kata Hermansyah.
Hermansyah menjelaskan, insiden serupa sebelumnya pernah menimpa warga dari Desa Tanjung Bunga di kawasan perairan yang sama. Kerawanan tersebut menjadi perhatian serius mengingat tingginya ketergantungan warga terhadap jalur sungai untuk transportasi, menyeberang, hingga mencari ikan.
Pihak kecamatan telah meneruskan laporan resmi terkait kemunculan dan serangan buaya tersebut kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Kepulauan Meranti. Laporan tersebut selanjutnya dikoordinasikan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau untuk penanganan teknis.
Guna mencegah jatuhnya korban susulan, Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau merilis imbauan kewaspadaan melalui tingkat desa hingga kepala dusun. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan mandiri yang membahayakan jika melihat keberadaan buaya di sekitar pemukiman atau jalur aktivitas.
"Langkah awal sudah disampaikan lewat Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa termasuk Kadus agar masyarakat berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sungai," katanya. Warga diimbau segera melaporkan setiap temuan kemunculan buaya kepada perangkat desa demi menjaga keselamatan bersama.**/xie