Pj Bupati dan Forkopimda Inhu Rakor Penanganan Covid-19 Virtual dengan Gubri Sabtu, 29/05/2021 | 00:51
BNEWS - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, terkait percepatan penanganan Covid 19 di tingkat desa dan kelurahan dalam pengelolaan anggaran, Jumat (28/05/2021).
Rakor yang dilakukan secara virtual ini untuk Kabupaten Inhu dilakukan dari Ruang Tunggu VIP Kantor Bupati Inhu, dihadiri Pj Bupati Chairul Rizki, Kasdim 0302/Inhu Mayor Inf S Nababan, Kapolres Inhu AKBP Efrizal, Ketua Pengadilan Negeri Melinda Aritonang.
Gubernur Riau menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, melihat perkembangan kasus positif Covid 19, Riau diminta untuk melakukan upaya pelacakan, penelusuran dan pengujian terhadap semua pasien positif yang ada di Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.
Gubri mengimbau agar masyarakat melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment), adalah salah satu upaya utama penanganan Covid-19.
"kita jangan sampai lalai dalam peninjauan perkembangan kasus Covid-19. Jika kita lalai tentunya akan berpengaruh kepada kesiapan treatment yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota," kata Gubri.
Gubri juga menyebutkan angka terpapar Covid-19 ini banyak terjadi pada rentang umur 16 - 40 tahun, yang berarti diusia produktif. Kemudian tanpa gejala.
Sementara Pj Bupati Inhu dalam Rakor tersebut memberikan laporan tentang langkah yang telah dilakukan. Riski secara langsung menyampaikan terjadi kenaikan kasus pada dua minggu terakhir di Kabupaten Indragiri Hulu, hampir 757 kasus.
Karena itu sesuai arahan Gubernur Riau dilakukan PPKM di Kabupaten Inhu dan telah didirikan sebanyak 257 posko PPKM.
Terkait vaksin, Pj Bupati melaporkan bahwa telah diterima sebanyak 33.870 vaksin. Dari vaksin yang diterima tersebut 21.785 dosis vaksin telah digunakan, sisanya akan digunakan dalam minggu ini.
Riski melanjutkan bahwa Inhu tetap melakukan operasi yustisi dan razia ditempat-tempat yang menimbulkan keramaian. Pemkab juga telah menutup berbagai tempat wisata dan sudah dibuat surat edaran pada H-2 lebaran kemarin.
"Saya didampingi Dandim 0302/Inhu dan Kapolres Inhu terjun langsung dalam penegakan protokol kesehatan demi memutus mata rantai Covid-19," kata Riski.**/ril