Masyarakat Antusias Nobar Film Kuyank, Bupati Inhu Berharap Ada Bioskop Senin, 01/06/2026 | 15:39
Berkabarnews.com, Inhu - Antusiasme masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terhadap pemutaran film Kuyank menjadi bukti tingginya minat warga terhadap hiburan layar lebar.
Melihat tingginya jumlah penonton, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto berharap ke depan Kota Rengat memiliki bioskop permanen, yang dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Ade Agus Hartanto saat menghadiri acara nonton bareng (nobar) Film Kuyank yang telah meraih lebih dari 1,2 juta penonton nasional. Kegiatan tersebut digelar di Bioskop Dadakan Rengat yang berlokasi di Gedung Sejuta Sungkai, Sabtu (31/5/2026).
Turut mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Inhu Suci Rahmiani, Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian, unsur Forkopimda, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, kepala bagian di lingkungan Pemkab Inhu, Camat Rengat, serta Sutradara sekaligus Produser Film Kuyank, Johansyah Jumberan.
Dalam sambutannya, Johansyah Jumberan mengaku terkesan dengan kondisi Kota Rengat yang dinilainya tertata rapi dan nyaman untuk ditinggali.
"Alhamdulillah saya sangat terkesan dengan Kota Rengat. Kotanya tertata rapi, memiliki pedestrian, dan nyaman untuk ditinggali. Saya juga terharu atas sambutan masyarakat Inhu terhadap Film Kuyank," ujarnya.
Ia menjelaskan, Film Kuyank mengangkat tema budaya Kalimantan Selatan yang sarat dengan pesan moral. Kesuksesan film tersebut dibuktikan dengan capaian lebih dari 1,2 juta penonton di bioskop. Dalam waktu dekat, film tersebut juga akan ditayangkan di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, dan Prancis.
Sementara itu, Bupati Ade Agus Hartanto menyampaikan apresiasinya atas hadirnya Film Kuyank di Kota Rengat.
"Selamat datang Bang Jo di Kota Rengat. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu menyambut baik penayangan Film Kuyank yang mengangkat nilai-nilai budaya," ujarnya.
Melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, Bupati berharap ke depan Rengat memiliki studio film atau bioskop permanen. Kehadiran fasilitas tersebut diyakini dapat mendongkrak perekonomian daerah.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian menilai tingginya jumlah penonton menjadi indikator bahwa Kota Rengat layak memiliki bioskop.
"Meskipun masa promosi cukup singkat, antusiasme masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan bahwa pasar dan minat masyarakat terhadap bioskop cukup besar. Salah satu opsi yang bisa dimanfaatkan adalah optimalisasi aset daerah seperti Plaza Rengat untuk dijadikan studio atau bioskop," jelasnya.
Menurut Zulfahmi, keberadaan bioskop di Plaza Rengat nantinya tidak hanya menjadi pusat hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan sektor kuliner, UMKM, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Inhu.
Usai kegiatan nobar, Asisten Perekonomian Setda Kabupaten Inhu, Indrawansyah, menyampaikan apresiasi kepada Sutradara Film Kuyank yang hadir langsung menyaksikan penayangan film bersama masyarakat Rengat.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dari Tunas Muda Indragiri yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan nobar berjalan lancar dan sukses.
"Selama tiga hari penayangan Film Kuyank di Rengat, jumlah penonton terus meningkat. Ini membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap hiburan bioskop memang ada. Semoga ini menjadi langkah awal hadirnya bioskop permanen di Kota Rengat," tutupnya.**/iin.